" nama ustad " : " < b > ust . ahmad sarwat , lc . , ma < / b > " , " judul " : " < h3 > kok sedikit - sedikit bilang bid ' ah ? < / h3 > " , " isi " :[ " assalamu ' alaikum wr . wb . " , " akhir - akhir ini eramuslim . com jadi pilih rutin untuk ajar islam lebih jauh , utama rubrik  " ustadz jawab .  " dalam diri saya kadang - kadang tampak bingung dalam ajar islam . semua ( lebih banyak ? ) masalah yang sangkut ibadah , pasti akan muncul  " bid ' ah " dan itu sampai kiamat tidak akan ada kata selesai . kadang - kadang timbul juga asa ragu - ragu , apa iya ibadah lama ini masuk bid ' ah ? apa iya juga masuk buat syariah baru ? karena kami laku itu atas dasar untuk lebih dekat diri kepada allah ( ikut guru - guru yang lain ) . seperti wirid ( dzikir ) pimpin oleh orang imam , laku sama - sama dan rutin ( cap bagai bid ' ah ) kadang - kadang saya ingin ibadah mau gue saja , pokok salat , baca quran , tidak rugi orang lain , itu saja dan kadang - kadang juga sudah malas ajar islam , kalau suatu masalah cap bid ' ah , masih " , " , kapan islam akan maju ? kayak islam ajar yang sangat ribet . " , " bid ' ah ( di zaman rasul tak ada ) . bukankah zaman dulu ( rasul ) dengan sekarang sudah 1 juta derajat beda ? mohon jelas yang bijak biar tumbuh lagi semangat saya dalam ajar islam . " , " jazakumullah kh . kts . " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " ] , " jawaban0 " :[ ] , " jawaban1 " :[ " tue 24 january 2006 06 : 55  " , "  7 . 708 views  n " , " n " , " n " , " assalamu ' alaikum wr . wb . " , " akhir - akhir ini eramuslim . com jadi pilih rutin untuk ajar islam lebih jauh , utama rubrik  " ustadz jawab .  " dalam diri saya kadang - kadang tampak bingung dalam ajar islam . semua ( lebih banyak ? ) masalah yang sangkut ibadah , pasti akan muncul  " bid ' ah " dan itu sampai kiamat tidak akan ada kata selesai . kadang - kadang timbul juga asa ragu - ragu , apa iya ibadah lama ini masuk bid ' ah ? apa iya juga masuk buat syariah baru ? karena kami laku itu atas dasar untuk lebih dekat diri kepada allah ( ikut guru - guru yang lain ) . seperti wirid ( dzikir ) pimpin oleh orang imam , laku sama - sama dan rutin ( cap bagai bid ' ah ) kadang - kadang saya ingin ibadah mau gue saja , pokok salat , baca quran , tidak rugi orang lain , itu saja dan kadang - kadang juga sudah malas ajar islam , kalau suatu masalah cap bid ' ah , masih " , " , kapan islam akan maju ? kayak islam ajar yang sangat ribet . " , " bid ' ah ( di zaman rasul tak ada ) . bukankah zaman dulu ( rasul ) dengan sekarang sudah 1 juta derajat beda ? mohon jelas yang bijak biar tumbuh lagi semangat saya dalam ajar islam . " , " jazakumullah kh . kts . " , " wassalamu ' alaikum wr . wb . " , " n " , " sebut bahwa suatu amal itu bid ' ah sangat beda makna dengan sebut bahwa hukum suatu masalah masih rupa khilafiyah . kalau kata suatu amal adalah bid ' ah , itu adalah vonis dan tuduh yang sifat final , sehingga siapa yang laku amal sebut , kena ancam masuk neraka . sedang kalau kita jelas bahwa suatu amal itu hukum masih jadi khilaf di kalang ulama , bukan vonis apalagi ancam , lain tambah informasi ( ilmu ) tentang suatu masalah . " , " dua beda esensi dan semangat . yang pertama , semangat adalah ancam dan mem - " , " . sedang yang dua , semangat adalah kaji ilmu dan tambah wawas . " , " namun dua sama - sama penting untuk laku . kalau suatu masalah sudah benar - benar " , " dan mutlak , tentu saja yang harus laku adalah ingat umat agar tidak jatuh ke dalam bid ' ah . sebab bid ' ah itu memang sangat bahaya bila sampai laku . seluruh elemen umat islam wajib ikut berantas bid ' ah dan hukum fardhu ' ain . " , " namun bila duduk suatu amal itu oleh para ulama masih jadi titik beda pandang , maka bukan pada tempat untuk langsung begitu saja tabuh genderang perang . sebab yang satu haram sedang yang lain tidak . sementara semua datang dengan ijtihad yang nyata serta lengkap dengan dalil - dalil kuat yang tidak bisa dipungkiri . dalam masalah seperti ini , tentu saja yang perlu laku adalah beri wawas dan informasi yang luas - luas kepada umat . bukan jadi bahan saling ejek dan sakit . " , " bukan arti kita " , " atau tidak punya pilih , lain tugas kita yang pertama adalah sampai ilmu , meski materi tentang beda dapat para ulama dalam suatu masalah . adapun kalau cara langsung dukung suatu dapat dan nafi dapat yang lain , lebih tepat bila sampai dalam forum khusus dengan audience yang khusus pula . " , " misal , ketika kita ajar tata cara shalat buat anak tk , tentu akan jauh lebih bijaksana kalau kita ambil satu dapat saja untuk jadi rujuk . tidak perlu anak tk itu buat bingung dengan ada khilaf ulama dalam masalah shalat . " , " namun balik , untuk mereka yang sudah lebih dewasa , misal para mahasiswa atau masyarakat umum yang di dalam diri dari banyak elemen mazhab dan cenderung , akan lebih tepat bila kita saji dengan lengkap informasi beda dapat yang kembang . sehingga ketika orang dapat saudara shalat dengan cara yang beda , dia bisa punya sikap yang bijaksana . tidak lantas caci maki , jelek - jelek , kata bagai ahli bid ' ah dan kata - kata kotor lain . " , " sebab dalam nyata , para ulama memang beda dapat dalam masalah " , " ( cabang ) . sayangnnya , kalau para ulama bisa dengan santai beda dapat , namun justru orang - orang awam yang kurang ilmu dan tidak punya wawas jadi beda dapat itu bagai bahan untuk saling tuai dosa . " , " dan benar , justru di situ letak beda asasi antara orang ulama betul dengan orang awam tapi sok tahu . orang yang banyak ilmu milik sekian banyak wawas dan mudah maklum beda dapat . balik , orang yang sok jadi ulama tapi sungguh kurang pantas , seringkali dengan mudah melepar tuduh ke sana ke mari . olah - olah di dunia ini hanya diri saja yang benar , sedang orang lain semua pasti salah . " , " rubrik ustadz jawab ini arah untuk beri wawas yang lebih luas . bila dalam suatu masalah memang dapat beda dapat di kalang ulama , bisa mungkin sampai dan upaya dengan serta dalil masing - masing dapat itu . semua ini agar kita bisa lebih banyak ajar , lebih banyak tahu dan lebih punya banding . tidak seperti katak yang hidup di bawah tempurung tapi rasa tahu segala . " , " mungkin buat bagi kalang agak bingung ketika dapat bahwa jawab yang beri selalu saja menyertakanperbedaan dapat ulama . malah tambah bingung mau ikut dapat yang mana . hal itu wajar jadi , mungkin karena biasa ajar dengan satu versi saja , sehingga begitu tahu ada versi - versi lain , malah jadi makin repot . " , " namun metode ini akan lebih manfaat buat mereka yang dinamis dan banyak gaul dengan banyak kalang serta dapat nyata bahwa dalam banyak masalah furu ' iyah , umat islam memang beda . terang tentang khilaf dalam jawab - jawab ini akan bisa jadi pegang atas bingung sebut . sehingga para baca akan lebih dapat wawas yang luas dan lengkap tentang suatu masalah . tanpa rasa harus musuh siapa yang dapat tidak sama . karena beda dapat dalam masalah furu ' iyah itu memang tidak boleh lanjut jadi musuh , apalagi semangat untuk hina dan caci maki saudara muslim . " , " beda dapat tentang suatu masalah sudah rupa hal yang tidak bisa dipungkiri . sudah ada jauh sejak masa ulama salaf , bahkan para tabi ' in dan para shahabat pun sering kali beda dapat . nabi - nabi pun dalam banyak masalah teknis mungkin saling beda dapat . kalau para nabi beda dapat , demikian juga para shahabat , tabi ' in , tabi ' it - tabi ' in dan para ulama salaf , mengapa kita yang hidup jauh dari mereka tidak boleh beda dapat ? " , " mengapa kita hanya beri satu tempat untuk benar , padahal rasulullah saw tidak salah ketika ada dua dapat yang kembang ? " , " benar sikap rasa paling benar sendiri bukan ciri para ulama . apalagi sampai caci maki ulama lain yang beda , bahkan sampai tuduh bid ' ah dan bongkar aib dan kurang masing - masing . semua bukan ciri dari orang yang beril , balik ciri awam dan tidak - paham sendiri . "
